Oleh: mer1t | Juli 26 , 08

SAHABAT, Hadiah Paling Berharga.

Ketika masih bekerja sebuah perusahaan di Yogya dulu, saya memiliki seorang anak buah yang sekaligus menjadi sahabat yang amat mengagumkan. Dari segi pendidikan formal ia hanya tamatan sekolah menengah, tetapi karena kematangan pengalaman hidupnya, seringkali nasehat-nasehat maupunan keteladanan hidupnya membuat saya terkagum-kagum. Meskipun saya sudah berpindah perusahaan, sahabat ini seringkali masih menghubungi saya melalui telepon atau sekedar SMS hanya ingin didengar atau mendengar.
Di rumah, saya memiliki banyak sahabat yang amat mengagumkan. Sahabat-sahabat saya yang juga tetangga ini, seringkali menelepon, mengirim SMS dan bahkan menyempatkan diri berkunjung ke rumah. Tidak untuk memberikan ceramah, atau menasehati tetapi ada yang hanya sekedar ingin menyapa, bertukar cerita atau bahkan hanya untuk mendengar. Seperti kemarin malam, seorang sahabat yang direktur pemasaran sebuah perusahaan asuransi besar, tiba-tiba menelepon dan datang berkunjung ke rumah hanya ingin bertukar cerita.
Di kantor saat ini, saya juga memiliki beberapa orang sahabat yang mengagumkan. Ia seringkali datang ke meja saya hanya untuk mendengar atau berbagi cerita. Meskipun ada yang sudah pindah keluar kota, ia masih tetap menelepon, beremail atau sekedar SMS untuk mendengar kabar saya. Di milis saya juga memiliki banyak sahabat yang mengagumkan. Mereka seringkali menanggapi tulisan saya, memperkaya materi tulisan, atau sekedar mengatakan senang dengan inspirasi dan motivasi dari tulisan-tulisan saya. Bahkan ada beberapa sahabat yang menjadi Motivator atau trainer, beberapa kali mengundang saya untuk mengikuti seminar atau trainingnya ( yang nilainya ratusan ribu rupiah sekali datang) dengan GRATIS.
Ketika buku pertama saya “The Art of Life Revolution” dan buku kedua saya “Heart Revolution” terbit dan telah beredar di toko-toko buku terkemuka di Indonesia, ada banyak sahabat-sahabat di Jakarta maupun di luar kota yang melihat buku saya kemudian menelepon atau mengirimkan SMS ke saya. Ada yang hanya mengucapkan selamat, ada yang memberikan masukan dan ada yang mendoakan dengan tulus. Seorang sahabat sejak SMA yang kini Doktor di UGM menelepon saya hanya mengatakan senang memiliki sahabat yang mau berbagi pemikiran melalui tulisan. Sahabat yang lain, yang kini menjadi direktur sebuah perusahaan kontraktor di Surabaya menelepon saya hanya ingin mengatakan “saya bangga punya sahabat seperti Anda.”
Sahabat semuanya, apa yang mau saya tuturkan dengan semua ini, sesungguhnya adalah memiliki sahabat adalah hadiah paling berharga yang bisa kita berikan pada diri kita sendiri. Sahabat adalah mahluk yang amat berguna, makhluk yang amat dibutuhkan dalam menemani perjalanan kehidupan kita, khususnya ketika menerima kesulitan atau pengalaman-pengalaman menyakitkan. Memang tidak semua sahabat pandai dalam memberikan nasehat, tetapi dengan kesediaan mereka untuk mendengar dan berempati adalah permata berharga bagi diri kita. Kesediaannya untuk berbagi bernasehat dan membesarkan hati adalah hadiah terbaik yang diberikan untuk diri kita. Kesediaannya untuk mengingatkan kita dalam kebaikan adalah sebuah permata indah bagi kehidupan kita.
Kehidupan tidak selalu mendatangkan hal-hal yang sesuai dengan yang kita harapkan. Meskipun kita seringkali berdoa untuk dijauhkan dari keadaan sulit dan diberikan banyak kemudahan, namun seringkali kesulitan tetap datang. Sekencang apapun usaha kita menjauhi masalah dan kesulitan, namun kadang ia tetap berkunjung datang menyentuh badan dan jiwa kita. Mungkin masalah kesulitan dalam karier, kesulitan dalam berumah tangga, masalah kesehatan,keuangan atau kehidupan pribadi yang diguncang badai. Ketika menerima keadaan seperti ini, senyuman penerimaan, ungkapan empati, nasehat menguatkan dan penghiburan dari para sahabat adalah hadiah terbaik yang sangat diperlukan.
Maka pantas untuk kita renungkan bersama, kalau kita perlu menabung perhatian, banyak berinvestasi kebaikan, senang berbagi empati, mau berbagi cinta dan kasih sayang, untuk para sahabat-sahabat kita. Bukan berarti memberi sesuatu untuk mengharapkan imbalan nantinya seperti dalam berdagang. Melainkan dengan kita banyak memberi dan berinvestasi kebaikan sebenarnya menciptakan imbalan bagi diri kita sendiri. Dalam dunia persahabatan, seseorang yang dapat memberi kepada sahabatnya apakah itu sekedar senyuman,ungkapan empati, tulisan motivasi, nasehat kebaikan sesungguhnya akan merasakan kebahagiaan bagi diri kita sendiri. Kita akan mengalami apa yang disebut dengan “the joy of giving.”
Bercermin dari kenyataan inilah, maka saya mengajak ssahabat semuanya untuk lebih senang memusatkan diri mencari dan membina banyak sahabat dibandingkan dengan mencari teman. Dalam berbagai kesempatan saya lebih senang berusahauntuk menjadi sahabat dan mendapatkan banyak sahabat bukan hanya teman. Sahabat memang tidak akan sebanyak teman, karena tidak semua teman bisa menjadi sahabat kita. Tetapi meskipun tidak sebanyak teman, sahabat tetapla
makhluk yang dapat menjadi HADIAH PALING BERHARGA BAGI DIRI KITA.
Ketika membuka email di pagi hari, seorang sahabat yang seringkali membaca tulisan-tulisan saya yang saya kirimkan melalui email atau milis, ia membalas email saya dengan menuliskan tulisan sederhana, ‘saya senang menjadi sahabat Anda’. Atau seorang sahabat yang lain membalas email saya dengan mengatakan ‘terimakasih telah menginspirasi saya.’ Inilah hadiah yang paling berharga yang bisa dihadiahkan bagi diri kita sendiri.

Terimakasih SEMOGA BERMANFAAT !

( Oleh : Eko Jalu Santoso ).


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: